Untuk melayani pasien yang sudah banyak di Mamasa, Ds . A Bikker memintah pertolongan permerintah untuk membangun sebuah rumah sakit di Mamasa. Sebanyak £ 2.000 dijanjikan oleh SIMAVI untuk bantuan tersebut selam tiga tahun. Informasi ini sampai di Zending Deputaten, akhirnya mereka membuat suatu aksi mengumpulkan uang untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Hasilnya £ 10.000, kemudian dimulailah pembangunan rumah sakit tersebut pada bulan oktober 1939. Het (nieuwe) zendingshospitaal te Mamasa, Toraja, Sulawesi. Gebouwd met steun van de Mandarse Landschapskas, door de Christelijke Gereformeerde Zending. Pada tanggal 31 oktober 1939 rumah sakit dibuka dengan 20 tempat tidur, nama rumah sakit tersebut: “BANUA MAMASE” yang artinya “Rumah Pengasih”. dr. B . P Rotty bekerja sebagai dokter tetap di Mamasa dalam dinas zending deputaten. Ia tamat STOVIA di Jakarta dan telah bekerja selama 28 tahun di pelbagai tempat di Indonesia. dr. B ...
"Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah)", Soekarno